Saat masuk ke hotel, robot setinggi satu meter akan menyambut tamu. Ia akan menggunakan teknologi pengenal wajah untuk mengingat tamu-tamunya. Hotel juga akan mengunggah detil tamu mereka ke sistem keamanan publik nasional di China menggunakan mesin yang ditempatkan di lobi.
Begitu melakukan check-in, informasi tamu akan dibagi ke semua layanan di hotel. Sehingga, begitu tamu masuk lift, ia akan langsung diantar ke lantai yang dituju. Pintu kamar pun otomatis terbuka ketika kamera mengenali wajah tamu sebagai penghuni kamar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas berapa harga yang harus dibayar untuk menginap di hotel canggih ini? FlyZoo menawarkan harga permalamnya sebesar 3000 yuan (sekitar Rp6,3 juta) sudah termasuk sarapan untuk dua orang. Berdasarkan pantauan Fliggy, layanan travel Alibaba, sudah ada 942 pesanan untuk hotel ini.
Lihat juga:Tiga Teknologi Dalam Dunia Pekerja Manusia |
Hotel ini menjadi langkah Alibaba berikutnya untuk masuk ke sektor IoT. Semakin matangnya bisnis konsumer di China, produk terkait IoT makin mendapat perhatian dari raksasa teknologi di negeri itu, termasuk saingan Alibaba, Tencent.
Selain itu, baru-baru ini Baidu mengumumkan bahwa InterContinental di Shanghai Wonderland akan menggunakan speaker cerdas perusahaannya untuk pengoperasian di dalam kamar. Sementara itu, Alibaba juga telah membuat perjanjian kerjasama dengan Marriott sebelum membuka hotel tanpa pegawainya itu, seperti dilansir TechNode. (eks/eks)