Kepala Departemen Investigasi Turki, Nazif Karaman, untuk pertama kalinya mengungkap sejumlah detail rekaman suara tersebut yang diduga berisi percakapan saat pembunuhan Khashoggi berlangsung.
"'Saya tercekik. Lepaskan kantong plastik ini dari kepala saya. Saya klaustrofobia,' konon kalimat tersebut merupakan kata-kata terakhir Khashoggi," ucap Karaman kepada Daily Sabah seperti dikutip Sputnik, Senin (12/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Al Jazeera, dia menuturkan koresponden The Washington Post itu tewas setelah kepalanya dibungkus kantong plastik.
Selain itu, "tim eksekusi" yang disebut terdiri dari 15 orang menutupi lantai gedung konsulat dengan kantok plastik sebelum memotong-motong jasad Khashoggi.
Menurut Karaman, pembunuhan itu memakan waktu sekitar 15 menit dan dipimpin oleh Salah al-Tubaigy, ahli forensik Saudi.
Pernyataan Karaman muncul setelah kepolisian Turki memutuskan mengakhiri pencarian jasad Khashoggi. Meski begitu, seorang sumber mengatakan penyelidikan pembunuhan pria 60 tahun itu tetap berlangsung.
Ilustrasi penyelidikan kasus Jamal Khashoggi. (Reuters/Kemal Aslan) |
Lebih lanjut, Daily Sabah akan segera merilis sejumlah gambar berisi alat-alat yang dipakai tim eksekusi untuk membunuh Khashoggi.
Koran tersebut juga akan merilis sejumlah rekaman yang menyimpan momen-momen terakhir Khashoggi sebelum dibunuh.
Hingga kini, pembunuhan Khashoggi masih menjadi teka-teki bagi Turki, di mana kepolisian belum mengetahui keberadaan jasad wartawan itu.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Saudi masih menjadi sorotan dunia internasional akibat kasus ini. Meski sempat membantah, Riyadh akhirnya mengaku bahwa Khashoggi tewas di dalam gedung konsulatnya tersebut.
Namun, Saudi membantah terlibat dalam pembunuhan yang dianggap negara kerajaan itu dilakukan oleh pejabat di luar kewenangan mereka.
Saudi berjanji akan mengadili seluruh pihak yang terlibat pembunuhan Khashoggi. Sejauh ini, sedikitnya 18 orang telah ditangkap Saudi karena diduga terlibat konspirasi pembunuhan tersebut. Mereka juga memecat lima pejabat senior terkait insiden ini. (rds/has)
Ilustrasi penyelidikan kasus Jamal Khashoggi. (Reuters/Kemal Aslan)