FOTO: Arus Eksodus Warga Honduras Hindari Perang Geng

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 22/11/2018 15:26 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Ketakutan akan perang antar-geng di kampung halamannya, ribuan warga Honduras berbondong-bondong menerobos perbatasan menuju Amerika Serikat.

Ketakutan akan perang antar-geng di kampung halamannya, ribuan warga Honduras berbondong-bondong menerobos perbatasan menuju Guatemala untuk kemudian masuk ke Amerika Serikat melalui Meksiko. (Reuters/Goran Tomasevic)
Tak hanya warga biasa, sejumlah mantan personel keamanan pun mengikuti arus imigran tersebut, termasuk Ivan, yang pernah mengabdi sebagai polisi. (Reuters/Goran Tomasevic)
Ia akhirnya memutuskan untuk kabur setelah seorang putranya dipaksa masuk salah satu geng. Sambil menodongkan pistol ke kepala anaknya, anggota geng itu mengancam akan menghabisi nyawa bocah tersebut jika menolak. (Reuters/Goran Tomasevic)
Di dalam karavan yang ditumpangi, Ivan bertemu dengan banyak warga dengan kisah serupa dengannya. Mereka semua saling menguatkan dan berharap yang terbaik ketika tiba di AS kelak. (Reuters/Goran Tomasevic)
Tingkat pembunuhan di Honduras sendiri sebenarnya sudah menurun sejak 2016, khususnya setelah pemerintah melakukan reformasi aturan penjara dan membentuk pasukan khusus pembasmi geng. (Reuters/Goran Tomasevic)
Dari 57 pembunuhan tiap 100 ribu penduduk pada 2016, kini angka tersebut menurun hingga 42 kasus per 100 ribu warga. (Reuters/Goran Tomasevic)
Meski demikian, tingkat pembunuhan di Honduras masih menjadi salah satu yang paling tinggi di dunia. (Reuters/Goran Tomasevic)
Terlepas dari todongan senjata para anggota geng di Honduras, kini para imigran masih harus menghadapi gertakan dari petugas perbatasan antara Meksiko dengan AS. (Reuters/Goran Tomasevic)