Perancis Akan Tutup 14 Reaktor Nuklir Hingga 2035

CNN Indonesia | Selasa, 27/11/2018 23:26 WIB
Perancis Akan Tutup 14 Reaktor Nuklir Hingga 2035 Presiden Emmanuel Macron mengatakan bahwa Perancis akan menutup 14 dari 58 reaktor nuklir mereka secara bertahap hingga 2035. (Reuters/Christian Hartmann)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Emmanuel Macron mengatakan bahwa Perancis akan menutup 14 dari 58 reaktor nuklir mereka secara bertahap hingga 2035.

Macron mengatakan bahwa tahap tersebut akan dimulai dengan target menutup empat, kemudian enam reaktor hingga 2030.

Daftar penutupan itu termasuk untuk dua reaktor nuklir tertua Perancis di Fessenheim. Macron menyebut reaktor itu akan ditutup paling lambat 2020.
Selain itu, Macron juga mengumumkan bahwa Perancis akan menutup empat pembangkit listrik pada 2022 sebagai upaya anti-polusi.


Namun, Macron menegaskan bahwa "mengurangi peran energi nuklir bukan berarti menghapuskannya."

Selama ini, Perancis bergantung pada tenaga nuklir untuk nyaris 72 persen kebutuhan listriknya.
Pemerintah Perancis berupaya memangkas angka tersebut hingga 50 persen secara bertahap sampai 2030 atau 2035 dengan mengembangkan sumber daya terbarukan.

Salah satu sumber daya yang akan dikembangkan adalah pembangkit tenaga angin. Macron memasang target dapat meningkatkan 30 persen pembangkit tenaga angin pada 2030. (has/has)