Kepolisian melaporkan pelaku kabur tak lama setelah melepaskan serangkaian tembakan ke arah kerumunan pengunjung hingga menewaskan tiga orang dan melukai belasan lainnya.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 20.00 waktu lokal di sebuah jalanan tersibuk di kota yang berbatasan dengan Jerman tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, sumber kepolisian mengatakan aparat sempat melepaskan serangkaian tembakan di sebuah area di kota itu yang diyakini tempat pelaku bersembunyi.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Prancis, Christophe Castaner, mengonfirmasi tiga orang tewas dalam insiden itu, meralat pernyataan Wali Kota Roland Ries sebelumnya yang menyebutkan bahwa empat orang tewas akibat penembakan ini.
Castaner juga mengatakan Prancis telah memperketat pengamanan ke tingkat "serangan darurat" akibat insiden ini.
Dia juga menyebut Prancis telah "memberlakukan pengetatan kendali di perbatasan dan pengamanan di semua pasar Natal di Prancis" untuk menghindari risiko serangan serupa.
Saat ini, Prancis juga tengah dilanda demonstrasi anti-pemerintah besar-besaran yang telah berlangsung selama beberapa pekan.
Akibat penembakan ini, aparat Prancis memperketat pengamanan sejumlah lokasi-lokasi wisata, pasar, hingga kantor parlemen Eropa yang berbasis di Strasbourg.
Pasukan militer unit anti-teror dan personel keamanan lainnya juga dikabarkan telah dikerahkan pemerintah guna mengamankan Strasbourg pascapenembakan.
[Gambas:Video CNN] (rds/has)