"Pembunuhan seorang wartawan benar-benar tidak dapat diterima dan itulah sebabnya mengapa Kanada sejak awal telah menuntut jawaban dan solusi terkait masalah ini," ucap Trudeau dalam wawancara dengan CTV pada Minggu (16/12).
"Kami memiliki kontrak senilai CA$15 miliar yang diteken mantan PM Stephen Harper untuk mengekspor kendaraan lapis baja ringan ke Saudi. Kami tengah meninjau perjanjian ini untuk melihat apakah ada cara agar tidak mengekspor kendaraan tersebut ke Saudi lagi," ujar Trudeau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjanjian yang ditandatangani pada 2014 itu melibatkan produsen perusahaan industri berbasis di London dan Ontario, General Dynamic Land Systems Canada, yang akan memasok kendaraan lapis baja 928 LAV 6 ke Saudi.
Kesepakatan itu bernilai US$11,5 miliar dan merupakan perjanjian jual-beli yang terbesar dalam sejarah Kanada.
Sejak Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) disebut terlibat langsung pembunuhan Khashoggi, Trudeau terus ditekan oposisi dan kelompok pemerhati HAM untuk membatalkan perjanjian tersebut.
Meski sempat membantah, Saudi akhirnya mengakui bahwa wartawan itu tewas di dalam konsulatnya. Namun, Riyadh berkeras kerjaaan tak terlibat dalam pembunuhan yang disebutnya dilakukan oleh pejabat Saudi di luar kewenangan mereka.
Hingga kini, Saudi telah menahan 21 orang tersangka pembunuh Saudi. Mereka menjanjikan akan menerapkan hukuman mati terhadap para pelaku.
Menurut laporan Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) yang bocor ke media, lembaga tersebut menyimpulkan bahwa Pangeran Mohammed yang memerintahkan pembunuhan tersebut.