Suriah Tembak Rudal Israel di Dekat Ibu Kota Damaskus

CNN Indonesia | Rabu, 26/12/2018 12:03 WIB
Suriah Tembak Rudal Israel di Dekat Ibu Kota Damaskus Militer Suriah dilaporkan berhasil menembak jatuh sejumlah rudal Israel di dekat Ibu Kota Damaskus pada Selasa (25/12) kemarin. (REUTERS/Omar Sanadiki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angkatan bersenjata Suriah dilaporkan menembak jatuh sejumlah rudal Israel di dekat Ibu Kota Damaskus pada Selasa (25/12).

"Sistem pertahanan udara Suriah mencegat rudal musuh yang diluncurkan pesawat tempur Israel dari wilayah Libanon," bunyi laporan kantor berita Suriah, SANA, mengutip sumber militer.

SANA melaporkan sebagian besar rudal Israel tersebut jatuh sebelum mencapai targetnya di dekat Damaskus.


Tiga prajurit Suriah dilaporkan terluka dan satu gudang amunisi rusak akibat insiden tersebut.

Observatorium Hak Asasi Manusia untuk Suriah juga melaporkan hal serupa. Lembaga pemantau berbasis di Inggris melaporkan Israel telah melakukan serangan ke Suriah.

"Sejumlah rudal ditembakkan dari pesawat Israel menargetkan gundang senjata di barat daya dan selatan Damaskus milik Hizbullah atau pasukan Iran," ucap ketua lembaga tersebut, Rami Abdel Rahman.

Sementara itu, Israel mengklaim rudal-rudal tersebut diluncurkan sebagai upaya pertahanan sejumlah jet tempurnya diri dari tembakan Suriah.

Juru bicara militer Israel menolak mengomentari laporan tersebut ketika dihubungi AFP.

Meski begitu, Israel menyatakan sistem pertahanan udaranya meledak ketika melawan rudal anti-pesawat yang diluncurkan dari Suriah.

"Tidak ada kerusakaan yang dilaporkan terjadi akibat insiden itu."

Selama ini, Israel telah beberapa kali meluncurkan serangan rudal ke wilayah Suriah. Tel Aviv mengklaim tembakan-tembakan tersebut diluncurkan guna menyerang militer Iran dan mencegah pengiriman senjata ke Hizbullah-salah satu kelompok militan Libanon yang didukung Iran.

Sebagian besar rudal Israel tersebut menargetkan wilayah di selatan Damaskus.

Iran dan Hizbullah merupakan musuh bebuyutan Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah tidak akan membiarkan Teheran mengerahkan pengaruh dan instrumen militernya di Suriah yang masih dilanda perang sipil.

Iran diketahui selama ini mendukung Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Mereka ikut mengerahkan pasukannya untuk membantu Assad melawan pemberontak di Suriah.

Jika serangan Israel ke Suriah kemarin terkonfirmasi, hal itu menjadi yang pertama dilakukan negara Zionis setelah Amerika Serikat mengumumkan penarikan pasukannya dari negara tersebut. (rds/ayp)