"Korban berhenti bernapas karena mulutnya disumpal kain," kata Wakil Kepolisian Kajang, Malaysia, Superintendent Mohd Sabri Abdullah, seperti dilansir The Star, Kamis (3/1).
Menurut Abdullah, tidak ada tanda-tanda kekerasan dari jasad korban. Seperti bekas dicekik atau tulang leher yang patah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut majikannya yang merupakan warga Malaysia, korban adalah pegawainya yang bekerja di toko furnitur. Diketahui tidak masuk kerja selama tiga hari sebelum ditemukan tewas. Kerabat mengaku terakhir kali melihat perempuan itu pada Kamis malam pekan lalu.
Polisi juga belum mengetahui identitas korban karena tidak menemukan paspor atau tanda pengenal lainnya. saat ini jasad perempuan tersebut telah dikirim ke Rumah Sakit Serdang untuk melakukan uji post-mortem.