Badai Tropis di Thailand Tewaskan 1 Orang

CNN Indonesia | Jumat, 04/01/2019 20:55 WIB
Badai Tropis di Thailand Tewaskan 1 Orang Satu orang tewas akibat badai tropis pertama yang menerjang Thailand dalam tiga dekade belakangan pada Jumat (4/1). (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu orang tewas akibat badai tropis pertama yang menerjang Thailand dalam tiga dekade belakangan pada Jumat (4/1).

Pejabat mitigasi bencana mengatakan korban tewas tersebut merupakan awak dari salah satu kapal penangkap ikan yang terbalik di tengah ombak dan angin kencang di dekat pantai provinsi Pattani. 

Sementara itu, sebagaimana dikutip Reuters, satu awak lain masih dinyatakan hilang, tapi empat lainnya dipastikan selamat.
Angin yang membawa badai tropis di Pabuk itu memicu ombak tinggi dan angin kencang di Teluk Thailand, sebelum akhirnya berembus ke Provinsi Nakhon Si Thammarat, di mana pohon-pohon tumbang menimpa perumahan.


Sebelumnya, aparat sudah memperingatkan akan ada hujan deras dan angin kencang di 15 provinsi di wilayah selatan Thailand, salah satu wilayah perkebunan karet terbesar di dunia yang dipenuhi turis.

Namun pada Jumat sore, otoritas menyatakan badai melambat saat menuju provinsi Surat Thani.
"Diperkirakan badai akan menurun menjadi depresi tropis. Warga harus waspada akan kondisi parah yang dapat menyebabkan limpasan hutan dan banjir bandang," demikian pernyataan aparat Thailand.

Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand melaporkan evakuasi sudah dilakukan kepada 6.176 orang yang bermukim di sekitar lokasi badai, termasuk Nakhon Si Thammarat, Provinsi Pattani, Songkhla dan Yala.

Beberapa bandara dan layanan feri di wilayah-wilayah terdampak, termasuk Bandara Surat Thani, ditutup untuk sementara. Warga diperingatkan untuk tetap berada dalam rumah sampai badai berlalu. (fey/has)