Escape Room Terbakar, Peserta Tewas Terkunci dalam Ruangan

CNN Indonesia | Minggu, 06/01/2019 09:27 WIB
Escape Room Terbakar, Peserta Tewas Terkunci dalam Ruangan Situasi kebakaran di salah satu escape room di Polandia. (Agencja Gazeta/Cezary Aszkielowicz/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lima gadis remaja tewas dalam musibah kebakaran yang melanda ruang permainan asah otak (escape room) di Polandia pada Jumat (4/1) sore.

Hingga saat ini pihak kepolisan dan pemadam kebakaran masih mencari penyebab musibah itu terjadi.

Selain menewaskan lima gadis, kebakaran juga menyebabkan satu orang terluka parah yang kini masih dirawat di rumah sakit.


Dari keterangan polisi, kelima gadis tersebut datang ke escape room dalam rangka merayakan pesta ulang tahun temannya.

"Kami turut berduka bersama keluarga dan kerabat korban. Kebakaran terjadi pada jam 17.00 di salah satu escape room di Koszalin. Ada lima anak muda yang menjadi korban. Kami telah memberikan perawatan psikologis, kejiwaan kepada keluarga," kata Walikota Koszalin Piotr Jedlinksi seperti yang dikutip dari TVN24.

Escape room adalah permainan di mana pesertanya dikunci dalam ruangan yang bisa dibuka setelah berhasil menjawab pertanyaan.

Petunjuk mencari jawaban biasanya terdapat dalam ruangan yang harus dianalisa oleh peserta.

Bukan hanya satu, biasanya peserta harus bisa keluar dari beberapa ruangan sebelum berhasil menyelesaikan satu putaran permainan.

"Jenderal Leszek Suski (komandan brigade pemadam kebakaran Polandia) telah mengeluarkan keputusan bahwa mulai besok semua escape room akan menjalani inspeksi keselamatan kebakaran dengan perhatian khusus pada rencana evakuasi," Tomasz Kubiak, seorang perwira pemadam kebakaran Koszalin, mengatakan kepada TVN.

"Seharusnya ada moderator di setiap lokasi yang bisa membuka ruangan dan membiarkan peserta keluar saat terjadi musibah seperti kebakaran. Kami akan terus mendalami kasus ini dan melakukan pengawalan terhadap penerapan sistem keamanannya."

Presiden Polandia Andrzej Duda di Twitter menyayangkan terjadinya tragedi yang disebutnya penuh duka di Koszalin.

Jedlinksi meminta seluruh penduduk Polandia ikut berkabung pada Minggu (6/1). (uli/ard)