"Saya memutuskan untuk kembali ke politik setelah lama absen," ucap Tan dalam unggahannya di Facebook pada Jumat (18/1).
Tan mengatakan telah mengajukan permintaan pendaftaran partai baru bernama Partai Kemajuan Singapura (Progress Singapore Party).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembalinya Tan ke dunia politik disebut bisa meningkatkan pengaruh oposisi Singapura yang selama ini redup.
Setelah keluar dari PAP, Tan sempat diundang untuk bergabung dan menjadi pemimpin koalisi oposisi dalam pemilu selanjutnya yang semula direncanakan digelar awal 2021. Namun, beberapa waktu lalu Lee mengindikasikan gelaran pemilu akan dilangsungkan lebih cepat menjadi tahun ini.
Pemilu awal dilakukan menyusul keputusan Lee Hsien Loong, putra pendiri Singapura Lee Kuan Yew, yang ingin pensiun saat usianya 70 tahun.
Selama itu, PAP selalu meraih dukungan suara di atas 60 persen. PAP tengah bersiap ditinggalkan Lee yang akan pensiun sebagai pemimpin partai dalam tiga tahun ke depan. (rds/ayp)