AS Sebut Revolusi Islam Iran Gagal

CNN Indonesia | Selasa, 12/02/2019 05:53 WIB
AS Sebut Revolusi Islam Iran Gagal Ilustrasi (AFP PHOTO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Revolusi Islam di Iran empat dekade tersebut disebut telah gagal dan mematahkan janjinya pada negara itu. Hal ini disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat, Senin (11/2).

"Sudah menjadi kegagalan selama 40 tahun. Sekarang terserah kepada rezim Iran untuk mengubah perilakunya dan terutama terserah kepada warga Iran untuk menentukan arah negara mereka," jelas penasehat keamanan nasional John Bolton dalam cuitannya jelang peringatan revolusi Iran itu.

Bolton menyebut Washington akan mendukung keinginan rakyat Iran dan berdiri di belakang mereka untuk memastikan suara mereka didengar.


Dalam pemerintahan administrasi Trump, Bolton menjadi pemimpin usaha pelemahan pengaruh Iran. Sebelumnya, ia sempat mencuitkan kalau terdapat kerumunan besar di Teheran yang berkumul untuk merayakan revolusi 1979. Saat itu, pemimpin muslim Ayatollah Ruholla Khomeini mengakhiri pemerintahan kerajaan yang telah berdiri ratusan tahun.

Presiden Iran, Hassan Rouhani menyerukan kepada rakyat Iran agar mereka melawan konspirasi yang melibatkan Washington.

Selama ini pemerintahan Trump berusaha melemahkan Iran dan pengaruh yang tidak stabil dari Teheran.

Kedua negara ini sudah tidak memiliki hubungan diplomatik sejak 1980. Trump juga mengeluarkan Amerika Serikat dari perjanjian internasional sebagai sanksi atas sikap Iran yang tidak menyerah terhadap ambisi nuklir negara itu. (eks/eks)