Sambut KTT AS-Korut, Bar Vietnam Sajikan Minuman Kim Jong Ale

CNN Indonesia | Jumat, 22/02/2019 14:17 WIB
Sambut KTT AS-Korut, Bar Vietnam Sajikan Minuman Kim Jong Ale Pelaku bisnis di Vietnam turut menyambut pertemuan Presiden Donald Trump dan Kim Jong-un. Salah satu bar bahkan sudah menyajikan minuman bernama Kim Jong Ale. (Reuters/Mai Nguyen)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak hanya para pejabat tinggi Korea Utara dan Amerika Serikat, pelaku bisnis restoran di Vietnam juga bersiap menyambut pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Kim Jong-un. Salah satu bar bahkan sudah siap menyajikan minuman khusus yang diberi nama Kim Jong Ale.

"Bir ini terinspirasi dari pancaran alami Gunung Paektu yang terletak antara Korut dan China," ujar manajer Standing Bar di Hanoi, Nguyen Thi Huong Anh, ketika menjelaskan asal usul Kim Jong Ale kepada Reuters.

Dengan tinggi sekitar 2.750 meter, Paektu adalah gunung tertinggi di Korut yang konon merupakan tempat kelahiran ayah Kim Jong-un, Kim Jong-il.


"[Paektu] adalah gunung berapi jadi bir ini memiliki rasa yang panas dan pedas dengan sentuhan rasa akhir lembut dan segar," tutur Anh.
Berbeda dengan Standing Bar, Tannin Wine Bar di Hanoi mengambil tema perdamaian yang diusung dalam pertemuan Trump dan Kim pada 27-28 Februari mendatang.

Dengan pola dasar koktail Negroni, Tannin Wine Bar menyuguhkan minuman "Peace Negroniation" yang terdiri dari soju rasa anggur, vermouth, dan Angostura.

"Saya harap semua delegasi bisa datang ke sini dan meminum cocktail tersebut. Minuman ini dapat memfasilitasi negosiasi. Setelah satu atau dua kali minum, akan lebih mudah bernegosiasi," ujar manajer Tannin Wine Bar, Antoine Ursat.
Tak mau kalah, bar di dekat Tannin Wine, Unicorn Pub, juga membuat minuman bernama "Rock It, Man" yang merupakan campuran soju, bourbon, dan Fireball Cinnamon Whisky, juga jus nanas, vanila, serta grenadine.

"Fireball sekuat Trump. Manis, tapi juga berapi-api. Ketika Anda meminumnya, rasanya sangat pedas awalnya, tapi akhirnya manis," tutur pemilik Unicorn Pub, Trinh Xuan Dieu.

Nama minuman itu sendiri diambil dari makian yang dilontarkan Trump untuk Kim saat mereka berseteru terkait program nuklir Korut, jauh sebelum kedua negara menggelar pertemuan tingkat tinggi perdana di Singapura tahun lalu.

[Gambas:Video CNN]

Dalam pertemuan itu, Kim dan Trump menandatangani satu dokumen bersama terkait perlucutan senjata nuklir di Semenanjung Korea.

Namun, banyak pihak menganggap dokumen itu tidak cukup jelas mengukur sejauh mana denuklirisasi harus dilakukan secara teknis.

Selain itu, AS-Korut juga masih berselisih paham terkait proses denuklirisasi. AS berkeras tetap menjatuhkan sanksi terhadap Korut sampai negara itu benar-benar melucuti senjata nuklirnya.

Di sisi lain, Korut ingin AS mencabut sanksi seiring negaranya melakukan proses denuklirisasi. (has/has)