Uni Eropa Larang Penerbangan Dua Jenis Pesawat Boeing 737 MAX

CNN Indonesia | Rabu, 13/03/2019 09:20 WIB
Uni Eropa Larang Penerbangan Dua Jenis Pesawat Boeing 737 MAX Ilustrasi. (Reuters/Jason Redmond)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) melarang penerbangan yang menggunakan pesawat Boeing 737 MAX 8 dan 9 di wilayah udara mereka.

"[EASA] melarang semua operasi penerbangan yang menggunakan pesawat Boeing model 737-8 MAX dan 737-9 MAX di Eropa," demikian pernyataan EASA yang dikutip Reuters, Rabu (13/3).
EASA menyatakan bahwa larangan ini berlaku terhitung mulai Selasa (12/3) pukul 19.00 GMT. Larangan ini juga berlaku bagi penerbangan komersial oleh operator negara ketiga yang terbang dari atau menuju kawasan Uni Eropa.

Badan itu menjelaskan bahwa larangan ini dikeluarkan sebagai upaya pencegahan setelah dua kecelakaan mematikan melibatkan pesawat jenis tersebut selama enam bulan belakangan.


Kecelakaan terbaru terjadi di pada Minggu (10/3), ketika pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas dari Addis Ababa, menewaskan 157 orang di dalamnya.
Beberapa bulan sebelumnya, tepatnya Oktober 2018, pesawat jenis sama yang digunakan dalam penerbangan Lion Air JT610 jatuh di Laut Jawa dan menewaskan 189 penumpang dan awak yang dibawa.

Sebelumnya, sejumlah negara juga sudah melarang semua pesawat Boeing 737 MAX 8 untuk keluar atau masuk kawasan mereka, termasuk Singapura dan Inggris.

Sejumlah negara lainnya juga melarang pengoperasian pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dimiliki oleh maskapai dalam negeri mereka, seperti Indonesia, China, dan Malaysia.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, Amerika Serikat dan Kanada memastikan bahwa mereka tak akan melarang penggunaan Boeing 737 MAX 8.

AS sendiri sudah menyatakan bahwa pesawat Boeing 737 MAX 8 layak terbang. Namun, AS meminta Boeing untuk memodifikasi pesawat jenis tersebut. (has/has)