Delapan Warga Malaysia Jadi Korban Gempa Lombok

CNN Indonesia | Senin, 18/03/2019 15:45 WIB
Delapan Warga Malaysia Jadi Korban Gempa Lombok Delapan warga negara Malaysia menjadi korban tanah longsor di kawasan wisata air terjun Tiu Kelep, Lombok, pascagempa bumi Nusa Tenggara Barat, Minggu (17/3). (ANTARA FOTO/Humas Basarnas NTB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Luar Negeri RI menyatakan delapan warga negara Malaysia menjadi korban tanah longsor di kawasan wisata air terjun Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara, pascagempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Barat, Minggu (17/3).

"Terdapat 8 warga negara asing yang menjadi korban. Mereka adalah warga negara Malaysia, dua orang meninggal sementara enam lainnya luka-luka," ucap juru bicara kemlu RI, Arrmanatha Nasir, dalam jumpa pers di Kemlu RI, Jakarta, Senin (18/3).
Arrmanatha menuturkan keenam warga Malaysia tersebut telah dibawa ke rumah sakit. Ia mengatakan bahwa Kemlu RI telah berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta terkait proses evakuasi.

Sementara itu, Kedubes Malaysia di Jakarta melaporkan total ada 22 warganya yang berada di Air Terjun Tiu Kelep Senaru, saat bencana terjadi sekitar pukul 15.07 WITA.


Dua warga Malaysia yang tewas bernama Tai Siew Kim dan Lim Sai Wah. Kedua jenazah dikabarkan telah dipulangkan ke Negeri Jiran kemarin.

[Gambas:Video CNN]

Melalui pernyataan, kedubes Malaysia menyatakan sejumlah stafnya telah tiba di Lombok pada Senin pagi untuk memberikan bantuan kekonsuleran kepada para warganya yang selamat.

"Warga negara Malaysia yang berada di Lombok atau kawasan sekitar untuk senantiasa tenang dan mematuhi arahan terkini yang dikeluarkan oleh otoritas setempat," bunyi pernyataan kedubes Malaysia yang diterima CNNIndonesia.com. (rds/has)