Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan korban yang bernama Ahmed Manasara ditembak mati di dekat pos pemeriksaan, tak jauh dari Bethlehem.
Sementara itu, dikutip AFP, militer Israel mengaku menembak Manasara tak lama "setelah mengetahui sebuah mobil warga Israel dilempari sejumlah batu."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor berita resmi Palestina, Wafa, melaporkan Manasara tengah menyetir mobilnya ketika ditembak.
Kematian Manasara terjadi sehari setelah dua warga Palestina tewas dalam bentrokan di Nablus menyusul ketegangan di Tepi Barat yang kian meningkat menjelang pemilihan umum Israel pada 9 April mendatang.
Insiden ini menambah panjang daftar warga Palestina yang tewas di tangan tentara Israel di wilayah konflik seperti Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Sebanyak 230 warga Palestina tewas di tangan militer Israel sejak demonstrasi besar-besaran rutin pada 30 Maret 2018.
Tepi Barat merupakan salah satu wilayah Palestina yang hingga kini diduduki secara ilegal oleh Israel. Kekerasan di wilayah itu terus meningkat terutama setelah negosiasi damai antara Palestina-Israel selama ini gagal.
[Gambas:Video CNN]
Ketegangan di perbatasan Israel-Palestina juga meningkat terutama setelah Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada Desember 2017 lalu. (rds/ayp)