"Setelah 52 tahun kini saatnya untuk Amerika Serikat mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, yang mana penting bagi strategi dan keamanan Israel serta kestabilan kawasan," cuit Trump melalui akun Twitter.
"Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sangat jelas menyatakan Dataran Tinggi Golan adalah wilayah Suriah. Dan aspek paling awal dalam resolusi 2254 adalah pengakuan wilayah Suriah," kata Perwakilan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Netanyahu lantas membalas cuitan Trump dengan menyatakan terima kasih atas dukungan soal Dataran Tinggi Golan.
"Saat Iran hendak menggunakan Suriah sebagai basis untuk menyerang Israel, Presiden Trump secara meyakinkan mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Terima kasih Presiden Trump," cuit Netanyahu.
Meski demikian, langkah Trump mengakui kawasan Golan sebagai milik Israel dikritik di dalam negeri. Mantan Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, menyatakan sikap Trump lebih condong bersifat politis ketimbang berdampak terhadap strategi global AS.