Dikutip dari AFP, pengumuman ini dilakukan sebelum konferensi tahunan Komite Urusan Publik Israel Amerika (AIPAC), sebuah lembaga lobi pro-Israel yang berpengaruh, sekaligus hari dimana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memulai kunjungan ke Washington untuk hadir dalam AIPAC dan bertemu Presiden AS Donald Trump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Presiden Rumania Klaus Iohannis menentang tindakan Dancila itu sebagai pelanggaran hukum internasional. Dia mengatakan bahwa dalam kasus apa pun, perubahan semacam itu akan membutuhkan persetujuan presiden.
Sebelumnya, Netanyahu sendiri telah meminta mitranya dari Rumania itu untuk mengumumkan sikap itu pada Januari.
Selama kunjungannya ke Israel pada April 2018, Dancila mengaku tidak memiliki dukungan dari dalam negeri untuk melakukan tindakan tersebut.
Status Yerusalem adalah salah satu masalah paling sulit yang menghalangi perdamaian Israel-Palestina.
Namun, Presiden Trump memulai kontroversi dengan menyatakan akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem. Hal itu diikuti sejumlah negara dekatnya.
[Gambas:Video CNN] (arh)