Jasad Dua Korban Teror Christchurch Asal India Dipulangkan

CNN Indonesia | Senin, 25/03/2019 07:37 WIB
Jasad Dua Korban Teror Christchurch Asal India Dipulangkan Ilustrasi korban teror Christchurch. (Reuters/Jorge Silva)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jasad dua korban teror penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru, yang berasal dari India dipulangkan ke negaranya pada Senin (25/3).

Komisi Tinggi India di Wellington melaporkan bahwa jasad kedua korban tersebut sudah tiba di negaranya. Jenazah korban ketiga juga akan dikirimkan ke India pada hari ini.
Menurut jubir tersebut, jasad yang sudah tiba adalah Ansi Karippakulan Alibava, mahasiswa magister dari Kerala, dan pilot komersil asal Hyderabad, Ozair Kadir.

Juru bicara konsulat India tersebut mengatakan kepada AFP bahwa keluarga dua korban lainnya memilih untuk menguburkan kerabatnya tersebut di Selandia Baru.


Secara keseluruhan, penembakan di dua masjid di Christchurch pada 15 Maret lalu menewaskan 50 orang dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Korban WNI atas nama Lilik Abdul Hamid tersebut sudah dimakamkan di Selandia Baru sesuai dengan permintaan keluarganya yang memang sudah tinggal di negara itu.

Proses pemakaman para korban teror ini sempat menjadi sorotan. Sejumlah keluarga frustrasi karena tak dapat menguburkan korban sesuai dengan tradisi Islam, yaitu dalam kurun waktu 24 jam setelah meninggal.

[Gambas:Video CNN]

Keterlambatan ini terjadi karena kepolisian membutuhkan waktu untuk melakukan proses identifikasi.

"Saya tak tahu status jasad dari kebangsaan lain, tapi saya dapat mengatakan bahwa kami melalui proses yang cukup cepat. Kami menyelesaikan prosedur itu dalam beberapa hari dan jasadnya akhirnya diserahkan," ucap juru bicara Komisi Tinggi India di Wellington. (has/has)