FOTO: Resah Hati Etnis Uighur di Turki

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 28/03/2019 15:34 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Etnis Uighur di Turki cemas bisa dideportasi mendadak. Jika kembali ke Xinjiang, China maka mereka terancam ditahan.

Ada sekitar 35 ribu etnis Uighur yang bermukim di Turki. Negara itu menjadi salah satu tujuan warga Uighur yang mencari perlindungan sejak 1960-an. (REUTERS/Murad Sezer)
Warga etnis Uighur kabur ke Turki untuk menghindari tindakan represif aparat keamanan China di kampung halaman mereka di Xinjiang. (REUTERS/Murad Sezer)
Di sisi lain, pemerintah Turki menaruh perhatian besar atas dugaan penindasan etnis Uighur di Xinjiang, salah satunya karena mereka menggunakan bahasa yang sama. (REUTERS/Murad Sezer)
Warga Uighur yang kabur ke Turki menyatakan mereka tidak bisa menunjukkan identitas mereka sebagai orang Islam di kampung halaman di Xinjiang, China. (REUTERS/Murad Sezer)
Akan tetapi, warga Uighur di Turki juga menghadapi masalah karena mereka tidak bisa memperoleh izin tinggal dan bekerja. Suatu hari mereka harus angkat kaki dari sana. (REUTERS/Murad Sezer)
Jika warga Uighur di Turki kembali ke Xinjiang, maka kemungkinan mereka akan ditahan oleh China dan langsung dimasukkan ke kamp khusus. (REUTERS/Murad Sezer)
Hubungan antara pemerintah Turki dan China yang semakin erat justru membuat resah warga Uighur yang menetap di sana. Mereka khawatir lobi tingkat tinggi bisa membuat mereka dideportasi kapan saja. (REUTERS/Murad Sezer)
Sebagian etnis Uighur yang pulang dari Turki juga dilaporkan hilang atau ditangkap aparat China. (REUTERS/Murad Sezer)
Sejumlah etnis Uighur di Turki juga memutuskan berperang di Suriah melawan rezim Presiden Bashar al-Assad. Salah satunya karena hubungan erat China dan Suriah. (REUTERS/Murad Sezer)
Akan tetapi pemerintah Turki juga mencurigai orang-orang dari Asia Tengah, seperti Uighur, karena dugaan terlibat terorisme. Hal itu membuat ruang gerak etnis Uighur di sana semakin sulit. (REUTERS/Murad Sezer)