Surat kabar The Washington Post melaporkan, pemberian harta benda itu merupakan bagian dari upaya Saudi melobi anggota keluarga Khashoggi dalam jangka panjang supaya tak buka suara kepada publik.
Dikutip AFP, Selasa (2/4), Salah, anak sulung Khashoggi berencana untuk tetap tinggal di Saudi. Sementara itu, ketiga anak Khashoggi lainnya dikabarkan akan tinggal di Amerika Serikat sehingga rumah-rumah pemberian pemerintah Saudi akan dijual.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Khashoggi merupakan wartawan pengkritik Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS), yang dibunuh di gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018.
Meski sempat membantah, Saudi akhirnya mengakui Khashoggi tewas di dalam konsulatnya. Namun, Riyadh berkeras membantah keterlibatan dalam pembunuhan sadis itu.
Saudi mengklaim bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh sejumlah pejabatnya di luar kewenangan mereka.
Sejauh ini, Saudi telah menahan sebelas tersangka yang diduga terlibat insiden tersebut. Namun, otoritas Turki tetap menilai pembunuhan Khashoggi diperintahkan oleh pejabat tinggi Saudi.
Pelapor khusus PBB, Agnes Callamard, juga menyimpulkan bahwa Khashoggi di bunuh dalam operasi terencana oleh sejumlah pejabat Saudi. (rds/ayp)