Arab Saudi Menyangkal Sadap Ponsel Bos Amazon

CNN Indonesia | Kamis, 04/04/2019 07:54 WIB
Arab Saudi Menyangkal Sadap Ponsel Bos Amazon CEO Amazon, Jeff Bezos. (HO/Mike Brown/Space Florida)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Arab Saudi menyangkal dugaan menyadap ponsel milik Direktur Eksekutif Amazon, Jeff Bezos, dan kemudian membocorkannya kepada majalah National Enquirer. Sebab majalah itu melaporkan hubungan asmara antara Bezos dan seorang mantan pembawa acara perempuan stasiun televisi FOX biro Los Angeles, Lauren Sanchez.

"Kami menyangkal dari segala tuduhan atas keterlibatan dalam perselisihan antara Bezos dan American Media Incorporated (AMI)," demikian pernyataan seorang pejabat Saudi yang enggan ditulis namanya, seperti dilansir CNN, Kamis (4/4).
AMI adalah perusahaan induk National Enquirer. Pejabat Saudi itu menyatakan tudingan itu adalah upaya untuk merusak citra mereka sebagai kerajaan dan mencoreng reputasi Raja Salman.

Konsultan keamanan rekan Bezos, Gavin de Becker, yang menyatakan dugaan keterlibatan Saudi dalam peretasan terhadap ponsel Bezos. Menurut dia, Saudi diduga membocorkan percakapan mesra antara Bezos dan Sanchez kepada National Enquirer.


Artikel dan foto-foto tentang hubungan Bezos dan Sanchez terbit di majalah National Enquirer. Pada Februari lalu, Bezos menyatakan majalah itu hendak memerasnya. Akan tetapi, AMI dan National Enquirer membantah mereka mendapatkan sumber pemberitaan itu dari pihak Saudi.

[Gambas:Video CNN]

De Becker menduga Saudi melakukan hal itu untuk menyasar Washington Post, supaya tidak memberitakan kasus pembunuhan salah satu kolumnisnya, Jamal Khashoggi. Sebab, surat kabar itu adalah milik Bezos

De Becker juga menyatakan National Enquirer terlebih dulu tahu informasi itu sebelum mendapatkan konfirmasi langsung dari adik Sanchez, Michael.

Khashoggi dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober 2018. Saat itu dia hendak mengurus dokumen kependudukan karena akan menikahi kekasihnya, Hatice Cengiz.
Agensi Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) menyimpulkan pembunuhan Khashoggi dilakukan oleh tim yang diduga diperintahkan Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman. (ayp/ayp)