Aktris Felicity Huffman Akui Menyogok Demi Anak Bisa Kuliah

CNN Indonesia | Selasa, 09/04/2019 11:22 WIB
Aktris Felicity Huffman Akui Menyogok Demi Anak Bisa Kuliah Aktris Hollywood, Felicity Huffman. (REUTERS/Brian Snyder)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktris Hollywood, Felicity Huffman mengaku bersalah telah menyuap serta memanipulasi ujian demi memasukkan anaknya ke universitas ternama di Amerika Serikat (AS). Beberapa tersangka yang terlibat dalam kasus itu yakni seorang pelatih olahraga, serta 12 orang tua lain.

"Saya sepenuhnya menyadari kesalahan saya dengan penuh penyesalan dan rasa malu atas apa yang telah saya lakukan. Saya menerima seluruh akibat dan konsekuensi atas hal itu," ujar Huffman dalam keterangan resminya, kemarin (8/4).

Dalam keterangan itu, Huffman meminta maaf kepada anak-anak yang belajar dengan giat dan benar demi masuk sekolah impian mereka. Ia juga meminta maaf kepada orang tua yang selama ini bekerja keras demi mendukung anaknya dengan benar.


Pemain serial "Desperate Housewives" ini juga meminta maaf kepada anak perempuannya.
"Anak saya tidak tahu apa-apa mengenai tindakan serta cara saya yang salah. Saya telah mengkhianatinya. Pelanggaran terhadapnya dan publik akan saya tanggung seumur hidup," tuturnya.

"Keinginan saya menolong anak bukan alasan untuk melanggar hukum dan melakukan penipuan," pengakuan Huffman, seperti dilansir CNN, Selasa (9/4).

Jaksa federal di Boston, Massachussets menyatakan Huffman mengaku bersalah karena memberikan US$15 ribu kepada lembaga amal palsu bersama Rick Singer, supaya anaknya lulus ujian masuk perguruan tinggi (SAT).

Huffman terancam hukuman hingga 20 tahun penjara atas perbuatannya itu. Namun karena dia mengaku, jaksa federal akan mengajukan hukuman minimum dengan denda US$20 ribu serta 12 bulan bebas bersyarat.

Hakim federal juga memiliki keputusan akhir bagi Huffman serta terdakwa lainnya.
Huffman, Gregory and Marcia Abbott, Jane Buckingham, Gordon Caplan, Robert Flaxman, Agustin Huneeus Jr., Marjorie Klapper, Peter Jan Sartorio, Stephen Semprevivo dan Devin Sloane didakwa dalam satu dakwaan atas dugaan manipulasi serta suap dan mengaku bersalah.

Mantan pelatih tenis pria di Universitas Texas, Michael Center, mengakui kesalahannya dalam kasus itu.

Sementara itu, jaksa menyatakan Rick Singer merupakan salah satu pelaku kunci dalam kasus ini. Singer yang membuka jasa bimbingan persiapan masuk universitas membantu para orang tua kalangan menengah atas berlaku curang dalam ujian masuk anak-anaknya.

Ia menyuap pelatih di universitas sehingga anak orang kaya ini bisa masuk melalui jalur prestasi olahraga.

Singer melakukan itu dengan dalih 'membantu' para calon mahasiswa masuk universitas ternama seperti Yale, Stanford, UCLA, serta University of Southern California.
Huffman selama ini bertukar surel bersama Singer mengenai ujian SAT anaknya. Mereka mengatur waktu ujian SAT anak Huffman di tempat yang pengujinya telah disuap. Putri Huffman meraih nilai 1420 dari nilai total SAT 1600. (chr/ayp)