WNI di Yordania Rela Jalan Jauh Demi Mencoblos di Pemilu 2019

CNN Indonesia | Sabtu, 13/04/2019 13:31 WIB
WNI di Yordania Rela Jalan Jauh Demi Mencoblos di Pemilu 2019 Ilustrasi logistik Pemilu 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemungutan suara dalam Pemilu 2019 di luar negeri juga digelar di Yordania pada Jumat (12/4). Beberapa warga negara Indonesia (WNI) bahkan rela menempuh perjalanan jauh demi menggunakan hak pilihnya.

"Meskipun tinggal jauh dari tanah air, saya senang dapat menggunakan hak pilih saya untuk menentukan masa depan Bangsa Indonesia yang lebih baik 5 tahun ke depan," kata seorang WNI di tempat pemungutan suara di KBRI Amman, seperti dilansir Antara.

WNI yang enggan ditulis namanya itu bekerja di Kota Ma'an, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari ibu kota Amman. Dia harus menempuh perjalanan selama dua jam untuk mencoblos.


Dalam keterangan pers yang diterima pada Sabtu (13/4), pemungutan suara dilakukan di TPS I dan TPS II di Wisma Duta KBRI Amman. Kegiatan itu digelar sejak pukul 08.00 sampai 19.00 waktu setempat.
Para WNI yang menggunakan hak pilih sebagian besar adalah pekerja migran dan mahasiswa.

Panitia Penyelenggaraan Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) terdiri atas unsur KBRI, mahasiswa, dan masyarakat Indonesia di Yordania.

Berdasarkan catatan KPPPSLN Yordania, terdapat 1.032 WNI yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN) di wilayah Yordania dan Palestina.

Dari jumlah pemilih dalam DPT, tercatat 553 pemilih yang telah menggunakan suaranya, baik melalui TPS, kotak suara keliling (KSK) maupun pos. Dengan demikian, partisipasi pemilih dalam pemilu ini mencapai lebih 50 persen dari DPT sesuai yang ditargetkan KPU Pusat.
Sesuai peraturan KPU, TPS Luar Negeri diharuskan menyelenggarakan pemungutan suara lebih awal dari pelaksanaan di dalam negeri, yaitu antara tanggal 8-14 April 2019. Sedangkan proses penghitungan suara dilakukan serentak pada tanggal 17 April mendatang.

"Penetapan pencoblosan tanggal 12 April di Yordania dilakukan dengan mempertimbangkan jadwal hari libur akhir pekan yang jatuh pada hari Jumat, sehingga WNI lebih leluasa untuk datang ke TPS", demikian disampaikan Ketua PPLN Amman, Miftah Nafid Firdaus.

Pada 10 April, KPPPSLN Yordania telah melangsungkan pemungutan suara melalui kotak suara keliling (KSK) di wilayah kota Aqaba. Untuk menjangkau pemilih yang tidak terjangkau oleh TPS dan KSK, termasuk WNI yang berada di wilayah Palestina, KPPSLN juga memfasilitasi pemungutan suara melalui pos.

[Gambas:Video CNN]

"KBRI Amman akan terus mendukung Panitia Pemilu di Yordania untuk menyelenggarakan rangkaian Pemilu secara tertib dan damai hingga proses penghitungan suara tanggal 17 April mendatang," kata Dubes RI di Amman, Andy Rachmianto. (Antara/ayp)