Kebakaran Katedral Notre-Dame Paris Berhasil Dipadamkan

CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 07:10 WIB
Kebakaran Katedral Notre-Dame Paris Berhasil Dipadamkan Ilustrasi kebakaran Katedral Notre-Dame. (REUTERS/Julie Carriat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan pemadam Kota Paris, Prancis berhasil memadamkan kebakaran di Katedral Notre-Dame. Mereka turut menyelamatkan sejumlah artefak setelah si jago merah nyaris menghancurkan seluruh bangunan.

Seperti dilansir AFP, Selasa (16/4), pemerintah Kota Paris mengerahkan sekitar 400 pemadam kebakaran dalam kejadian itu. Namun, akibat api yang cepat menjalar, atap gereja berbahan kayu yang berusia 850 tahun itu tidak berhasil diselamatkan.
Sejumlah patung yang berada di dekat atap juga runtuh. Dinas Pemadam Kebakaran Prancis sampai mengerahkan 18 unit truk pemadam dengan penyemprot tekanan tinggi. Api padam sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

"Kami menganggap struktur utama Notre-Dame masih bisa diselamatkan," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Paris, Jean-Claude Gallet.


Gallet mengatakan mereka kini akan menilai tingkat kerusakan setelah kebakaran. Menurut dia hal itu bisa memakan waktu berhari-hari.
Wakil Wali Kota Paris, Emmanuel Gregoire, menyatakan kini mereka fokus menyelamatkan dua menara di gereja itu supaya tidak ikut runtuh.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyatakan bakal membangun kembali bangunan bersejarah dan masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa Untuk Pendidikan dan Budaya (UNESCO).

"Kita akan bersama-sama membangun Notre-Dame karena itu harapan rakyat Prancis. Notre-Dame adalah pusat kehidupan kita dan seluruh rakyat Prancis," kata Macron.

Kebakaran itu terjadi menjelang perayaan Paskah yang jatuh pada 21 April mendatang. Gereja itu selamat dari bombardir dalam Perang Dunia II.
Miliarder Prancis, Francois-Henri Pinault, menyatakan akan menyumbangkan US$113 juta (sekitar Rp1,5 triliun) untuk merenovasi katedral itu.

Sampai saat ini, penyelidik khusus belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. (ayp/ayp)