Prabowo Berjaya Dalam Hitung Suara Pilpres 2019 di Pakistan

CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 14:32 WIB
Prabowo Berjaya Dalam Hitung Suara Pilpres 2019 di Pakistan Ilustrasi penghitungan suara Pemilu 2019. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Islamabad, Pakistan sudah menyelesaikan proses penghitungan suara Pemilu 2019. Hasilnya pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menaklukkan duet Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Dari hasil rekapitulasi, pasangan Prabowo-Sandiaga mendapat suara sebanyak 225 suara atau 72,12 persen. Sedangkan duet Joko Widodo-Ma'ruf Amin memperoleh hasil sebanyak 81 suara atau 25,96 persen. Surat suara Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) yang tidak sah sebanyak 6 suara atau 1,92 persen.
Penghitungan surat suara dilakukan di Aula Budaya Nusantara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad pada hari Rabu (17/4) kemarin.

Dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Ketua PPLN Islamabad, Muladi Mugheni, kepada CNNIndonesia.com, Kamis (18/4),


Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) Islamabad adalah 263. Sedangkan surat suara yang tercoblos sebanyak 246.

"Artinya tingkat partisipasi WNI sebanyak 93,5 persen. Sedangkan yang menggunakan hak pilih untuk DPT Pos sebanyak 67 orang dari jumlah keseluruhan sebanyak 106 orang. Untuk DPT Pos tingkat partisipasi WNI sebanyak 63,2 persen," tutur Muladi.
Penghitungan suara dilakukan bersama Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Islamabad, Amirah Dzatul Himmah.

Sedangkan jumlah keseluruhan Surat Suara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang sah yaitu sebanyak 259 buah.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menduduki posisi teratas dengan 149 suara. Posisi kedua ditempati PDIP (27 suara) disusul Partai Gerindra (25 suara).

PAN mendapat 17 suara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapat 11 suara, Partai Golkar 9 suara, dan Partai Demokrat 8 suara.
Partai Perindo, PPP dan PSI masing-masing mendapat 3 suara.

Partai Nasdem mendapat 2 suara. Sedangkan Partai Hanura dan PBB mendapat 1 suara.

Sedangkan partai yang tidak memperoleh suara sama sekali sebanyak 3 partai, yaitu Partai Garuda, Partai Berkarya, dan PKPI.

Surat Suara untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang tidak sah sebanyak 24 buah.

[Gambas:Video CNN]

Penghitungan dihadiri oleh Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri, Staf KBRI dan keluarga, para saksi dari peserta Pemilu, WNI dan mahasiswa. Dalam kegiatan itu, penyelenggara menyuguhkan mi ayam bagi para peserta. (ayp/ayp)