Teror Sri Lanka Libatkan Enam Pelaku Bom Bunuh Diri

CNN Indonesia | Senin, 22/04/2019 23:10 WIB
Teror Sri Lanka Libatkan Enam Pelaku Bom Bunuh Diri Ilustrasi bom di Sri Lanka. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Enam pelaku bom bunuh diri disebut terlibat pada serangkaian bom yang terjadi di Sri Lanka sejak Minggu (21/4). Polisi kini telah menangkap 24 pelaku diduga terlibat dalam serangan yang menelan 290 korban jiwa.

Dikutip dari CNN, delapan ledakan bom telah melumpuhkan Sri Lanka. Ledakan terjadi di Kolombo, Negombo, dan Batticoloa. Sebagian besar korban jiwa adalah warga Sri Lanka.

Kementerian Pariwisata Sri Lanka menyebut sedikitnya 39 turis terbunuh dalam serangan tersebut. Delapan korban berkewarganegaraan Inggris, dua diantaranya memiliki dua kewarganegaraan, Inggris dan AS. Kemudian tiga orang berkewarganegaraan India, dua orang Australia, dua orang warga China bersaudara, satu orang berasal dari Belanda, dua orang berkewarganegaraan Turki, dan satu orang Portugal.



Pemerintah Sri Lanka telah mengeluarkan status tanggap darurat dan mengerahkan pasukan untuk melakukan operasi penyelamatan. Akses media sosial juga diblokir oleh pemerintah.

Hingga kini belum ada pihak yang mengklaim rangkaian serangan tersebut. Namun, pemerintah Sri Lanka meyakini dalang di balik delapan ledakan di sejumlah gereja dan hotel mewah pada Hari Paskah adalah militan Islam lokal yang dikenal sebagai Jemaah Tauhid Nasional (NTJ).


Juru bicara pemerintahan Sri Lanka, Rajitha Senaratne, mengonfirmasi hal tersebut. Saat ini, pemerintah masih menyelidiki kemungkinan hubungan NTJ dengan organisasi internasional.

Sementara itu, seorang pejabat AS kepada CNN menyebut terdapat indikasi serangan tersebut terinspirasi dari ISIS. Pejabat tersebut juga menyebut setidaknya empat warga AS tewas dalam serangan itu.
[Gambas:Video CNN] (CNN/agi)