Kaisar Akihito Turun Takhta, Berharap Jepang Tetap Makmur

CNN Indonesia | Selasa, 30/04/2019 15:34 WIB
Kaisar Akihito Turun Takhta, Berharap Jepang Tetap Makmur Mantan Kaisar Jepang, Akihito. (Japan Pool/Pool via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kaisar JepangAkihito (85) resmi turun takhta setelah tiga dekade memimpin pada Selasa (30/4).

Dalam pernyataan terakhirnya sebagai kaisar, Akihito berharap kekaisaran selanjutnya yang dipimpin oleh sang anak, Putra Mahkota Naruhito, bisa membuat Jepang tetap makmur.
"Dengan ini, saya menyatakan tugas saya berakhir dan era baru yakni era Reiwa dimulai. Mulai esok, kita akan menghadapi hari yang baru. Kami berharap kekaisaran baru bisa terus membawa Jepang sebagai bangsa yang makmur dan bersama-sama menciptakan dunia yang damai bersama bangsa lainnya," tutur Akihito dalam pidato terakhirnya di Istana Kekaisaran Matsu no Ma.

Akihito mengenakan setelan jas hitam dalam upacara itu. Sang istri, Permaisuri Michiko, turut mendampingi dalam momen terakhirnya sebagai kaisar tersebut.
Kaisar Akihito Turun Takhta, Berharap Jepang Tetap MakmurUpacara turun takhta Kaisar Jepang, Akihito. (Japan Pool/Pool via REUTERS)
Sejumlah keluarga kekaisaran dan petinggi negara turut hadir dalam upacara tersebut. Mewakili rakyat Jepang, Perdana Menteri Shinzo Abe juga turut menyampaikan pernyataan terakhir bagi Kaisar Akihito dalam prosesi turun takhta tersebut.


Dalam pidatonya, Abe menuturkan ucapan terima kasih dan rasa cinta rakyat Jepang terhadap pengabdian Akihito dan Permaisuri Michiko selama ini.
Usai berpidato, Akihito turut menyerahkan tiga simbol kekaisaran yakni pedang, permata, dan cermin juga lencana.

Akihito merupakan kaisar Jepang pertama yang memutuskan turun takhta dalam dua abad terakhir.

Menjadi pemimpin monarki pertama yang dilantik setelah perang usai, Kaisar Akihito dan istrinya pun disebut sebagai simbol pemulihan luka, rekonsiliasi, perdamaian, dan demokrasi Jepang.
Kaisar Akihito Turun Takhta, Berharap Jepang Tetap MakmurUpacara turun takhta Kaisar Jepang, Akihito. (Japan Pool/Pool via REUTERS)
Dengan upacara turun takhta ini, era kekaisaran Akihito, Heisei resmi berakhir.

Saat hari berganti, takhta kekaisaran akan bergulir ke tangan putranya, Putra Mahkota Naruhito.

[Gambas:Video CNN]

Naruhito bakal memulai era kekaisaran baru yang diberi nama Reiwa melalui sebuah upacara singkat pada Rabu (1/5). (rds/ayp)