Taliban Serang Markas Polisi di Afghanistan

AFP, CNN Indonesia | Senin, 06/05/2019 22:51 WIB
Taliban Serang Markas Polisi di Afghanistan Ilustrasi ledakan di Kabul. (REUTERS/Omar Sobhani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pembom bunuh diri Taliban dan beberapa pria bersenjata menyerang markas polisi di Afghanistan utara pada Minggu, (5/5).

Aksi ini menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 40 lainnya. Dilansir dari AFP, serangan itu terjadi dua hari setelah Presiden Ashraf Ghani menawarkan genjatan senjata kepada Taliban selama bulan suci Ramadan.

Gerilyawan menolak langkah itu. Serangan hari Minggu dimulai dengan ledakan besar-besaran di fasilitas kepolisian di Pul-i-Khumri, sekitar 250 kilometer utara Kabul, membuat segumpal asap besar ke langit.


Ledakan itu diikuti oleh orang-orang bersenjata yang menyerbu kompleks polisi, menurut juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid.
Dalam sebuah tweet, ia mengatakan seorang pembom bunuh diri telah meledakkan sebuah bom di dalam sebuah pengangkut personel lapis baja.

Asadullah Shahbaaz, seorang anggota dewan provinsi di provinsi Baghlan, mengatakan kepada AFP bahwa pertempuran intermiten sedang berlangsung.

Juru bicara kementerian dalam negeri Nasrat Rahimi mengatakan dua teroris ditembak mati dalam serangan itu, sementara sisa penyerang dikepung oleh pasukan Afghanistan.

Paling tidak empat orang tewas dan 40 lainnya luka-luka, kata Direktur Kesehatan provinsi Baghan, Mohibullah Habib.

Putaran pembicaraan saat ini memasuki hari keempat antara Taliban dan utusan perdamaian AS Zalmay Khalilzad. (age/age)