Kerusuhan Lapas di Guatemala Tewaskan 7 Napi

CNN Indonesia | Rabu, 08/05/2019 08:35 WIB
Kerusuhan Lapas di Guatemala Tewaskan 7 Napi Ilustrasi pembunuhan. (Istockphoto/Sestovic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak tujuh orang narapidana di Guatemala meninggal dalam bentrokan di dalam penjara. Mereka meninggal karena ditembak oleh napi lain.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (8/5), bentrokan itu pecah di sebuah lembaga pemasyarakatan Pavon yang berjarak sekitar 16 kilometer dari Ibu Kota Guatemala City pada Selasa kemarin. Penjara itu menampung 4,100 narapidana.
Menurut Direktur Lembaga Pemasyarakatan Guatemala, Camilo Gilberto Morales, kerusuhan itu diduga dipicu oleh salah paham di antara narapidana. Salah satu di antara mereka mabuk dan menembaki napi lainnya.

Belum diketahui dari mana napi bisa memperoleh senjata api. Humas Badan Pemasyarakatan Guatemala, Carlos Morales, menyatakan pertikaian itu sudah berhasil dikendalikan.


"Aparat sudah berhasil masuk dan mengendalikan bagian utama penjara. Sampai saat ini diketahui ada tujuh napi yang meninggal," kata Carlos.
Sedangkan menurut juru bicara dinas pemadam kebakaran setempat, Mario Cruz, ada 17 napi yang terluka dalam bentrokan itu.

Tiga tahun lalu kerusuhan juga terjadi di Lapas Pavon, mengakibatkan 14 napi meninggal. (ayp/ayp)