Boko Haram Serang Kamp Pengungsi Nigeria, Dua Orang Tewas

CNN Indonesia | Senin, 20/05/2019 12:38 WIB
Boko Haram Serang Kamp Pengungsi Nigeria, Dua Orang Tewas Setidaknya orang tewas dan belasan lainnya terluka akibat serangan Boko Haram di kamp pengungsi di timur laut negara bagian Borno pada Sabtu (18/5). (Reuters/Emmanuel Braun)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya orang tewas dan belasan lainnya terluka akibat serangan kelompok militan Boko Haram di kamp pengungsi di timur laut negara bagian Borno, Nigeria, pada Sabtu (18/5).

AFP melaporkan bahwa Boko Haram awalnya menyelinap masuk ke kamp Madu Musaha di Kota Dikwa. Mereka kemudian melepaskan tembakan ke arah pengungsi yang sedang sahur untuk persiapan puasa.

"Kelompok militan menyerbu masuk ke kamp dari arah belakang dan menembaki para pengungsi internal (IDPs). Kelompok bersenjata itu melarikan diri sebelum aparat tiba," ujar seorang anggota petugas lembaga bantuan.


Pasukan Boko Haram yang datang dengan tiga truk dan kendaraan bermotor juga sempat mencuri persediaan makanan dan membakar beberapa kedai di Desa Lassa, Kota Askira, di Borno.
"Mereka menyerbu kedai-kedai sekitar dan membawa pergi persediaan makanan sebelum membakar kedai tersebut," ujar Musa Yohana, salah seorang penduduk Desa Lassa.
 
Pasukan Tugas Sipil Bersama (CJTF) melaporkan bahwa serangan tersebut "singkat dan tak terduga." Serangan juga berakhir sebelum pihaknya dan pasukan militer tiba di tempat kejadian.

Dikwa terletak sekitar 90 kilometer dari ibu kota, Maiduguri. Setidaknya ada 70 ribu penduduk terlantar tinggal di beberapa kamp wilayah tersebut. Mereka hanya mengandalkan bantuan kemanusiaan dan makanan dari lembaga pemerhati.
Pada Agustus 2014 lalu, Boko Haram sempat merebut Dikwa, tapi pasukan Chad berhasil merebut kembali wilayah tersebut tujuh bulan kemudian. Alhasil, penduduk dapat kembali tinggal di Dikwa.
 
Namun, serangan oleh kelompok Boko Haram terus berlanjut. Mereka bersembunyi di wilayah-wilayah terpencil dan menargetkan penduduk sipil serta kamp-kamp pengungsian.
 
Pemberontakan Boko Haram dalam kurun waktu 10 tahun belakangan telah menewaskan lebih dari 27 ribu orang serta memicu krisis kemanusiaan yang menyebabkan 1,8 juta orang mengungsi. (ajw/has)