Dewan khusus sebelumnya telah dibentuk guna memeriksa kondisi jasad Ho yang wafat pada September 1969 silam. Mereka diperkirakan akan mulai bekerja bulan depan.
ho chi
Jasad Ho sendiri pertama kali diberi zat kimia untuk mengawetkan sejak 50 tahun silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2003, Vietnam sempat meminta Rusia memindahkan bahan-bahan kimia serta mengirimkan para ilmuwannya ke Moskow untuk mempelajari rahasia Lab Lenin.
"Ketika mereka (ilmuwan Rusia) selesai, para pekerja Vietnam ditugaskan untuk membersihkan tempat pembuatan ramuan, dan kami mendapat kesempatan untuk belajar dari kasa dan cairan yang tersisa," ujar Kiem.
Para ilmuwan Vietnam kini telah menguasai seni mumifikasi, tetapi ilmuwan Rusia tetap dipanggil untuk membantu pemeliharaan jasad Ho setiap tahunnya.
Ho Chi Minh yang lebih dikenal "Paman Ho" diawetkan di sebuah makam besar yang dibangun Soviet di ibukota Hanoi. Jasadnya kemudian dipajang di dalam sebuah peti kaca dengan interior gedung bernuansa gelap.
Pemimpin Korut, Kim Jong-un, bahkan sempat memberikan sebuah karangan bunga di makam Ho usai melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Hanoi pada Maret lalu.
Jasad yang diawetkan tersebut membutuhkan perawatan yang rutin dan mahal serta perlu sesekali diberi bahan kimia. (ajw/ayp)