Hal itu dikatakannya saat memimpin pertemuan ke-12 Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di sela-sela hari kedua KTT ke-34 ASEAN, di Grand Hall Hotel Athenee, Bangkok, Thailand, pada Minggu (23/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerja sama IMT-GT telah banyak berkontribusi dalam membangun perekonomian sub-kawasan, termasuk meningkatkan daya saing di daerah-daerah, meningkatkan konektivitas, serta meningkatkan nilai perdagangan, pariwisata, dan investasi," kata Presiden Jokowi, dalam keterangan resmi dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Minggu (23/6).
Para kepala negara bergandengan tangan di pembukaan KTT ASEAN ke-34. (REUTERS/Athit Perawongmetha) |
"Selain itu dalam dinamika perekonomian global dan kawasan yang penuh dengan ketidakpastian, penting bagi kerja sama IMT-GT untuk terus meningkatkan sinergi dan kordinasi dalam kerja samanya," ujarnya.
Jokowi juga memberi tiga resep dalam meningkatkan kerja sama ekonomi ketiga negara itu.
Pertama, pengembangan dan penyelesaian proyek-proyek infrastruktur fisik. Hal itu sejalan dengan salah satu fokus implementasi IMT-GT Vision 2036.
Pengembangan konektivitas fisik itu, menurut Jokowi, juga diperlukan dalam mendorong pengembangan bidang pariwisata di kawasan IMT-GT.
Salah satu potensi besar yang ada adalah untuk wisata bahari yang meliputi pariwisata cruise dan yacht serta pengembangan sumber daya manusia pelaku usaha sektor pariwisata.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
"Komoditas seperti karet dan kelapa sawit memiliki multiplier efek besar terhadap perekonomian masyarakat IMT-GT. Untuk itu, kita perlu untuk terus tingkatkan kerja sama konkret dalam memajukan industri karet dan kelapa sawit," ujarnya.
Ketiga, Jokowi menyebut soal pentingnya sektor industri halal. Kerja sama IMT-GT perlu mendorong penguatan kerja sama sektor-sektor usaha UKM halal yang berorientasi ekspor maupun halal start-up.
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Dubes RI untuk Thailand Ahmad Rusdi.
Selain itu tampak hadir juga beberapa gubernur yang wilayahnya masuk dalam kawasan IMT-GT, yaitu Gubernur Aceh, Gubernur Riau, Gubernur Bangka Belitung, dan Gubernur Sumatra Selatan.
[Gambas:Video CNN] (fra/arh)
Para kepala negara bergandengan tangan di pembukaan KTT ASEAN ke-34. (
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi