"Kami sudah menunjuk menteri luar negeri kami untuk memulai konsultasi mengenai subjek tersebut," ujar Putin setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Jepang pada Sabtu (29/6).
Digaungkan sebagai penerus kesepakatan sebelumnya, START3 diharapkan dapat membuat AS dan Rusia mengurangi jumlah senjata nuklir yang mereka kerahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putin pun sempat mengancam membatalkan New START jika AS terus menolak negosiasi. Ia memperingatkan bakal ada "bencana global" jika AS tak mau berunding.
Ancaman itu dilontarkan tak lama setelah Rusia menangguhkan partisipasi mereka dalam perjanjian soal nuklir lainnya, Intermediate-Range Nuclear Forces (INF).
Penarikan diri itu dilakukan setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan bakal membatalkan perjanjian itu karena menduga Rusia melanggar sejumlah ketentuan. (has)