"Kami menyesalkan dan sangat menentang campur tangan kotor negara terkait urusan dalam negeri Hong Kong dan urusan dalam negeri China," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, Selasa (2/7).
China melontarkan pernyataan ini menyusul komentar Trump yang mengatakan bahwa para demonstran di Hong Kong "menginginkan demokrasi tetapi pemerintahan tidak menginginkan demokrasi" di wilayah yang masuk dalam kedaulatan Negeri Tirai Bambu itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip AFP, Geng mengatakan "AS seharusnya tidak mendukung mereka ang terlibat dalam kekerasan dan melanggar hukum dalam bentuk apa pun."
[Gambas:Video CNN]
Beijing bahkan menyerukan penyelidikan kriminal terhadap demonstrasi yang berakhir rusuh itu. China menyebut demonstrasi hari ini merupakan "tantangan jelas" terhadap pengaturan "satu negara, dua sistem" yang selama ini diterapkan China terhadap Hong Kong.
Otonomi itu memungkinkan Hong Kong memiliki undang-undang sendiri dan memberikan hak-hak khusus lainnya termasuk kebebasan berbicara. (rds/has)