Hujan Lebat Picu Longsor, Jepang Ungsikan 800 Ribu Penduduk

CNN Indonesia | Rabu, 03/07/2019 14:40 WIB
Hujan Lebat Picu Longsor, Jepang Ungsikan 800 Ribu Penduduk Ilustrasi cuaca buruk di Jepang. (Mandatory credit Kyodo/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekitar 800 ribu warga di kawasan selatan pulau Kyushu, Jepang, pada Rabu (3/7), terpaksa diungsikan ke tempat penampungan sementara guna berlindung dari bencana tanah longsor. Peristiwa itu disebabkan hujan lebat yang terjadi di kawasan itu.

Hujan lebat ini diperkirakan dapat memicu tanah longsor dan beberapa bencana lainnya. Sejauh ini, sebagian besar kawasan Kyushu dilanda hujan dengan curah setinggi 1.000 milimeter sejak 28 Juni lalu.
Para ahli cuaca bahkan memperkirakan hujan lebat dengan curah 350 milimeter akan terus melanda sejumlah wilayah Kyushu sampai Kamis (4/7) mendatang.

Sementara itu, perintah dilaksanakannya evakuasi sempat dikeluarkan kepada sekitar 600 ribu warga yang tinggal di kota Kagoshima serta dua kota kecil lainnya. Sedangkan 310 ribu warga lainnya diimbau untuk mencari tempat berlindung.


Hujan lebat yang melanda sejumlah pulau di Jepang ini juga membuat Perdana Menteri Shinzo Abe turun tangan.
Abe menghimbau para warga agar "mengambil langkah-langkah untuk melindungi hidup mereka, termasuk evakuasi dini."

Abe juga memerintahkan aparat militer untuk mempersiapkan operasi penyelamatan jika suatu saat dibutuhkan. Namun, Abe sempat menerima sejumlah kritik karena pemerintahannya dianggap kurang cekatan dalam bertindak ketika hujan lebat menyebabkan tanah longsor dan banjir di sejumlah wilayah Jepang pada Juni lalu.

Sekitar lebih dari 200 orang tewas akibat cuaca terburuk yang melanda Jepang dalam 36 tahun terakhir ini. (ayp/ayp)