Balap Lari Banteng di Spanyol Lukai 2 Turis AS

CNN Indonesia | Senin, 08/07/2019 21:40 WIB
Dua turis AS mengalami luka di leher dan pinggul akibat ditanduk oleh banteng saat mengikuti Festival San Fermin di Spanyol. Ilustrasi Balap Lari Banteng di Festival San Fermin. (REUTERS/Vincent West)
Jakarta, CNN Indonesia -- Festival San Fermin di Kota Pamplona, Spanyol kembali menelan korban. Dua warga Amerika Serikat dan seorang warga setempat luka parah akibat diseruduk kerbau saat kegiatan itu berlangsung pada Minggu (7/7) pekan lalu.

Seperti dilansir AFP, Senin (8/7), dua warga Amerika Serikat yang terluka akibat ditanduk banteng itu masing-masing berusia 46 dan 23 tahun. Salah satunya mengalami luka serius di leher.
Sedangkan seorang lainnya mengalami luka di pinggul. Tiga korban lain yang merupakan warga Spanyol berusia antara 18 sampai 38 tahun juga mengalami luka-luka.

Festival itu dimulai pada pukul 06.00 waktu setempat. Panitia akan melepas enam banteng untuk melintasi wilayah kota tua yang jalannya sempit sampai arena matador.


Sedangkan sejumlah orang dengan pakaian wajib putih-putih dan mengenakan syal merah akan berusaha berlari di depan mereka. Badan Palang Merah setempat sudah memperingatkan kegiatan itu sangat berbahaya.
Selain sifat banteng yang buas, jumlah peserta juga terlampau banyak. Padahal jalan yang dilalui sangat sempit.

Pada sore harinya digelar aksi matador hingga banteng-banteng itu meninggal satu persatu. Kemudian dilanjutkan minum anggur dan minuman keras.

Festival yang selalu digelar pada musim panas ini memang menjadi tradisi di Spanyol. Kegiatan itu juga membetot perhatian turis dari mancanegara.

[Gambas:Video CNN]

Mereka yang boleh mengikuti kegiatan Lari Banteng berusia minimum 18 tahun. Sejak digelar pada 1911, sudah 16 orang meninggal dalam acara itu. Yang terakhir terjadi pada 2009 silam. (ayp/ayp)