FOTO: Polemik Pengungsi Asing di Tepian Jalan

CNN Indonesia/Hesti Rika, CNN Indonesia | Kamis, 11/07/2019 21:04 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Gelombang pengungsi menjadi masalah global saat ini, termasuk Indonesia, ketika perang dan konflik terus berkecamuk di berbagai belahan dunia.

UNHCR membujuk pemerintah Indonesia untuk bisa membantu pengungsi asing mencari pemasukan dan bertahan hidup tanpa bergantung pada bantuan. Sebab, selama ini para pengungsi hidup serba sulit bahkan hingga terpaksa menggelandang. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Kepala UNHCR untuk Indonesia, Thomas Vargas, mengatakan sedang bernegosiasi dengan pemerintah Indonesia untuk membuat peraturan khusus supaya para pengungsi bisa mendapat pemasukan dan bertahan hidup. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Gelombang pengungsi menjadi masalah global saat ini, ketika perang dan konflik terus berkecamuk di berbagai belahan dunia. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
UNHCR mencatat ada sekitar 70 juta pengungsi yang terpaksa lari dari negaranya karena ancaman persekusi, keamanan, hingga perang. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri RI ada sekitar 14 ribu pengungsi asing dari 43 negara yang berada di Indonesia. Mereka menunggu untuk ditempatkan ke negara ketiga. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Mayoritas pengungsi asing yang berada di Indonesia berasal dari Afghanistan, Somalia, Bangladesh, Myanmar, Sri Lanka hingga Iran. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Pemerintah membantah banyak pengungsi asing dan pencari suaka terlantar di sejumlah trotoar. Menurut Kementerian Luar Negeri, puluhan pengungsi asing itu sudah ditempatkan di sejumlah penampungan yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Menurut pemerintah sebagian dari pengungsi sengaja membangun tenda dan berdiam di trotoar sebagai protes dan meluapkan frustrasi karena tak kunjung ditempatkan ke negara tujuan atau negara ketiga oleh UNHCR. (CNN Indonesia/Hesti Rika)