Korban Penembakan Festival Kuliner AS Bertambah, Pelaku Tewas

CNN Indonesia | Senin, 29/07/2019 13:47 WIB
Korban Penembakan Festival Kuliner AS Bertambah, Pelaku Tewas Lokasi penembakan festival kuliner Gilroy Garlic. (REUTERS/Chris Smead)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah korban meninggal dalam peristiwa penembakan dalam sebuah festival kuliner Gilroy Garlic, di Kota Gilroy selatan San Jose, California, Amerika Serikat. Sampai saat ini tercatat empat orang tewas, termasuk satu pelaku.

Menurut Kepala Kepolisian Gilroy, Scot Smithee, anak buahnya melumpuhkan pelaku dengan cara ditembak hingga meninggal di tempat. Sedangkan korban luka akibat insiden itu saat ini tercatat mencapai 15 orang. Mereka terdiri dari orang-orang yang terkena tembakan dan cedera karena panik saat menyelamatkan diri.
"Hal ini sangat menyedihkan dan mengecewakan karena festival yang sangat bermanfaat untuk warga sekitar ini harus tercoreng dengan tragedi seperti ini," kata Smithee, seperti dilansir Reuters, Senin (29/7).

Menurut Smithee, pelaku diduga masuk ke lokasi festival dengan memotong pagar kawat. Diduga pelaku penembakan lebih dari satu orang.


Saksi bernama Julissa Contreras mengatakan kepada NBC bahwa dia melihat pria berusia 30-an dengan senapannya melepaskan tembakan secara membabi buta.

"Saya bisa melihat dia menembak ke segala arah. Dia tidak membidik siapa pun secara khusus. Itu hanya dari kiri ke kanan, kanan ke kiri," kata Contreras dilansir dari AFP.

[Gambas:Video CNN]

Festival yang diselenggarakan sejak 1979 ini menampilkan makanan, minuman, panggung hiburan, dan kompetisi memasak. Acara itu disebut sebagai festival makanan musim panas terbesar di dunia.

Festival kuliner itu rutin digelar tiap tahun. Festival yang diselenggarakan sejak 1979 ini menampilkan makanan, minuman, panggung hiburan, dan kompetisi memasak. Acara itu disebut sebagai festival makanan musim panas terbesar di dunia.

Sampai berita ini dibuat belum ada informasi apakah terdapat warga asing yang menjadi korban dalam kejadian itu. (ayp/ayp)