Dua warga Somalia itu diketahui bernama Ahmed Mahad Mohamed berusia 21 tahun dan Abdi Yemani Hussein berusia 20 tahun. Keduanya dilaporkan tinggal di Tucson, Arizona.
Dokumen tersebut memaparkan Mohammed dan Hussein mengaku kepada agen Biro Investigasi Federal AS (FBI) yang menyamar bahwa mereka ingin "membunuh begitu banyak orang" dan "memenggal para kafir" dan menjadi terkenal di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mohammed dan Hussein ditangkap pada Jumat pekan lalu di bandara Internasional Tuscon untuk menumpang dalam penerbangan menuju Kairo.
Kedua pria itu menarik perhatian aparat keamanan AS setelah Mohammed menyatakan keinginan untuk pergi ke Suriah atau Mesir untuk bergabung dengan ISIS dan menjadi martir melalui unggahan di media sosial.
Selain hendak bergabung ISIS, Mohammed dan Hussein diduga bersekongkol untuk memberikan dukungan logistik dan uang kepada kelompok teroris asing. Jika terbukti bersalah, keduanya terancam dipenjara hingga 20 tahun.
[Gambas:Video CNN] (rds/ayp)