Sebanyak 40 Ribu Liter Minyak Tumpah di Perairan Chile

CNN Indonesia | Rabu, 31/07/2019 02:40 WIB
Sebanyak 40 Ribu Liter Minyak Tumpah di Perairan Chile Ilustrasi. (Reuters/Kevork Djansezian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 40 ribu liter minyak tumpah di laut lepas Pulau Guarello, Patagonia sisi Chile pada Sabtu (27/7). Insiden ini dilaporkan oleh CAP, sebuah perusahaan tambang asal Chile yang sedang menambang di pulau tersebut.
 
Dilansir CNN, puluhan ribu liter minyak tersebut telah memasuki perairan Pasifik Selatan.


Angkatan Laut Chile dikerahkan guna mengatasi air laut yang terkontaminasi tersebut.

Pasukan Angkatan Laut Chile melaporkan bahwa hingga Minggu (28/7), ada sekitar 15 ribu liter air laut yang terkontaminasi.
 
Kapal barkas dan kapal patroli laut turut diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pembersihan.


 [Gambas:Video CNN]

Sementara penyebab tumpahnya minyak tersebut belum jelas. Angkatan Laut Chile telah memulai proses penyelidikan yang akan dilakukan bersama CAP.
 
Kepada Reuters, CAP mengaku pihaknya telah mengusulkan "proses untuk secara permanen mengawasi kawasan tersebut."
 
Sementara itu, organisasi lingkungan global, Greenpeace Chile juga memberi peringatan terkait bahaya tumpahnya minyak yang mungkin akan "menghancurkan" lingkungan.
 

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (29/7), direktur nasional Greenpeace Cile, Matía Asun mengatakan, "Ini sungguh merupakan situasi genting mengingat alaminya perairan tersebut di mana keadaan darurat lingkungan telah terjadi.

Harus dipertimbangkan bahwa wilayah itu sangat sulit diakses dan merupakan kawasan yang kaya akan mamalia laut, seperti paus dan lumba-lumba, dimana (kita) bisa melihat mereka terkena dampak serius di habitatnya, mengingat ketika (mereka) muncul ke permukaan untuk bernapas, mereka dapat terkena lapisan minyak tersebut."  
 
Asun juga mendesak pemerintah Chile agar menyediakan seluruh sumber daya yang dibutuhkan serta menyerukan agar perusahaan CAP dapat memberikan informasi terkait perkembangan kasus ini selengkap mungkin.
 

Pulau Guarello memiliki cadangan batu kapur yang besar dan digunakan oleh CAP sebagai pusat pertambangan. Sedangkan, wilayah Patagonia merupakan rumah bagi ekosistem beragam dengan flora langka di dalamnya serta beberapa spesies lain yang terancam punah. (ajw/dea)