'Raja Kopi' India Ditemukan Tewas Setelah Dua Hari Hilang

CNN Indonesia | Kamis, 01/08/2019 18:03 WIB
'Raja Kopi' India Ditemukan Tewas Setelah Dua Hari Hilang Ilustrasi jenazah. (Istockphoto/Nito100)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pengusaha asal India yang dijuluki sebagai 'Raja Kopi', V.G. Siddharta, ditemukan tewas setelah sempat menghilang sejak Senin (29/7) lalu. Kepolisian Mangaluru melaporkan pada Rabu (31/7) mereka menemukan jasad pendiri jaringan kedai kopi 'Cáfe Coffee Day' itu di sebuah sungai di kota itu.

Ucapan bela sungkawa pun turut datang dari perusahaan induk Coffee Day Enterprises. Dalam sebuah pernyataan, mereka menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga Siddharta sambil memuji "energi, visi dan ketajaman bisnis Siddharta yang tak tertandingi."
Sementara itu, Coffee Day juga sempat merilis sebuah surat yang konon ditulis dan ditandatangani oleh Siddharta pada Selasa (30/7) sore. Dalam surat yang ditulis 27 Juli lalu, dia menuliskan bahwa dirinya sedang mengalami tekanan yang luar biasa dari para 'lintah darat' yang membuatnya menyerah dengan situasi saat ini.

"Saya ingin mengatakan, saya memberikan semuanya," tulis Siddharta.


"Saya sungguh minta maaf karena mengecewakan semua orang yang menaruh kepercayaannya kepada saya," ucapnya dalam surat tersebut.

Dalam suratnya, Siddharta juga mendesak agar kedai Coffee Day dapat tetap berjalan di bawah pengelolaan yang baru.

"Saya hanya bertanggung jawab atas semua masalah. Setiap transaksi keuangan adalah tanggung jawab saya," tulisnya.
Siddharta juga menuliskan daftar jaringan usaha kopi miliknya serta aset-aset penting lain, termasuk saham di beberapa perusahaan teknologi dan logistik Sical.

"(Itu) bisa membantu membayar semua orang. Niat saya tidak pernah untuk menipu atau menyesatkan siapa pun, saya telah gagal sebagai seorang wirausahawan," ucap dia.

"Saya harap kalian bisa mengerti dan memaafkan saya," tutur Siddhartha dalam suratnya.

Terlepas dari semuanya, pihak Coffee Day sendiri mengatakan belum bisa membuktikan keaslian dari surat tersebut. Mereka juga akan melakukan penyelidikan.

Alhasil, sejak Rabu kemarin, Coffee Day telah berada di bawah pimpinan direktur independen, S.V. Ranganath, sekaligus menjadi pemimpin sementara jaringan kedai kopi tersebut.

Kepada CNN, komisaris kepolisian Mangalore, Sandeep Patil melaporkan bahwa Siddharta telah menghilang sejak Senin sore. Ia dilaporkan terakhir kali terlihat di jembatan sungai Netravati saat berjalan-jalan.

Kejadian ini turut menyebabkan harga saham perusahaan Coffee Day anjlok hingga 20 persen, dan menjadi yang terendah sepanjang berdirinya perusahaan tersebut. Siddhartha diketahui memegang 33 persen saham di Coffee Day, sedangkan istri dan keluarganya memiliki sekitar 21 persen saham.

[Gambas:Video CNN]

Coffee Day sendiri didirikan oleh Siddhartha sejak 1993 silam dan membuka kedai kopi pertamanya di selatan kota Bangalore. Sejak itu, usaha kopi Siddhartha berkembang pesat hingga menjadi jaringan kedai kopi terbesar di India dengan lebih dari 1.700 cabang di 245 kota.

Usaha kopinya itu juga telah membuka gerai ritel di beberapa negara, seperti Austria, Republik Ceko, Mesir, Malaysia dan Nepal. Produk kopi Coffee Day pun telah di ekspor hingga ke Amerika Utara, Eropa, dan Timur Tengah. (ajw/ayp)