Dilansir AFP, Jumat (16/8), sebanyak 50 orang juga mengalami luka-luka di 13 prefektur. Beberapa di antaranya mengalami cedera pada bagian paha, kepala, dan jari tangan.
"Kami akan tetap waspada dengan adanya hujan deras tidak tentu," ujar Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Jepang, Takayoshi Sugimoto, kepada AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setidaknya ratusan penerbangan setelah musim liburan Obon dibatalkan, sedangkan 48 penerbangan dialihkan ke Jumat pagi akibat gangguan badai. Berbagai maskapai mengimbau penumpang untuk mengikuti informasi penerbangan terkini.
Aktivitas Badai Krosa awal minggu ini melemah saat di Samudera Pasifik, tetapi kemudian meningkat pesat dari kecepatan 35 kilometer per jam menjadi 126 kilometer per jam pada Kamis dini hari. (fls/ayp)