Kesal Tak Disambut Pilot, Istri PM Israel Paksa Masuk Kokpit

CNN Indonesia | Selasa, 20/08/2019 14:40 WIB
Kesal Tak Disambut Pilot, Istri PM Israel Paksa Masuk Kokpit Istri Perdana Menteri Israel, Sara Netanyahu. (Amit SHABI/POOL/AFP
Jakarta, CNN Indonesia -- Istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memaksa masuk ke ruang pilot karena kesal tidak disambut saat masuk pesawat.

Insiden itu terjadi dalam perjalanan kenegaraan Sara Netanyahu mendampingi suaminya ke Ukraina.


Dikutip dari Times of Israel, Sara Netanyahu marah karena tidak disambut pilot melalui pengumuman di dalam pesawat pada penerbangannya hari Minggu (18/8) lalu.


Aksinya tersebut kemudian dihentikan petugas keamanan. Setelahnya, pilot membuat pengumuman baru untuk menyambut Sara yang ikut menemani suaminya ke Ukraina.

Pegawai kantor Perdana Menteri Israel menganggap tidak ada kesalahan dalam insiden tersebut, dan mereka menyebut laporan itu "terdistorsi".

"Ada kesalahpahaman yang bisa dikonfirmasi dan penerbangan berjalan sesuai rencana," ujar salah seorang juru bicara dikutip The Independent.

[Gambas:Video CNN]

Ia menambahkan bahwa cerita petugas keamanan juga merupakan kebohongan untuk mengalihkan perhatian dari kunjungan internasional yang penting oleh Netanyahu.

Operator pesawat tersebut, El Al, menyatakan bahwa penerbangan berjalan sesuai rencana.

Netanyahu melakukan kunjungan ke Ukraina untuk pertama kalinya sejak menjabat pada Maret 1999. Ia merupakan PM pertama yang melakukan kunjungan sejak Volodymyr Zelensky dilantik menjadi presiden pada pemilu April lalu.


Pertemuan antara Netanyahu dan Zelensky yang dijadwalkan Senin waktu setempat itu untuk membahas soal perdagangan bebas, persetujuan terkait pensiun, serta isu lain yang dapat memperkuat hubungan kedua negara.

Sebelumnya pada Juni lalu, Sara terlibat penyalahgunaan uang pajak negara yang digunakan untuk memesan ratusan makanan senilai lebih dari Rp1,3 miliar.

Akibatnya, ia didenda sebesar 55.000 shekel Israel atau setara lebih dari Rp222 juta serta menghindari hukuman penjara setelah jaksa menyetujui pembelaannya.


Dalam persetujuannya, tuduhan penipuan tersebut telah dicabut dan menyatakan bersalah terhadap tindakannya memanfaatkan uang negara untuk kepentingan pribadi. (fls/dea)