Listrik di Kolam Renang Bocor, Satu Bocah Tewas dan 3 Luka

CNN Indonesia | Kamis, 29/08/2019 04:24 WIB
Listrik di Kolam Renang Bocor, Satu Bocah Tewas dan 3 Luka Ilustrasi. (REUTERS/Anees Mahyoub)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya satu anak tewas dan tiga lainnya mengalami luka diduga akibat kebocoran listrik di sebuah kolam bermain air di Shandong, China.

Dilansir dari South China Morning Post, kebocoran listrik di kolam renang Dongfang Zhixiu itu terjadi pada Sabtu (24/8) waktu setempat sekitar pukul 13.30.

Insiden ini memakan empat korban yakni satu orang wanita berusia 30 tahun dan tiga anak, masing-masing berusia lima tahun, enam tahun, dan 11 tahun.



Keempat korban dibawa ke rumah sakit di Jining setelah sebelumnya pegawai taman bermain air telah melakukan pertolongan pertama.

Kemudian pada Senin (26/8) pukul 15.00, kondisi korban perempuan dan anak laki-laki berusia enam tahun telah membaik sedangkan kondisi anak laki-laki berusia lima tahun stabil. Namun korban berusia 11 tahun dinyatakan meninggal.

Pengelola kolam renang langsung menutup lokasi untuk umum guna kepentingan investigasi.

[Gambas:Video CNN]

Seorang pegawai manajemen menyatakan kejadian tersebut telah ditangani secara darurat dan penyebab kejadian masih ditelusuri.

"Kami harus mencari tahu penyebab dari insiden ini sebelum memberi kesimpulan dan hukuman. Tidak ada saksi mata kecuali anak-anak tersebut. (Tim investigasi) sedang mencari petunjuk berdasarkan kejadian sebelum-sebelumnya," katanya kepada The Beijing News.


Kepolisian memeriksa dua pegawai eksekutif taman bermain air bermarga Wang dan Zhao.

Sebelumnya sempat beredar sebuah video di media sosial China yang menunjukkan anak-anak yang memakai baju renang dan seorang perempuan terbaring di lantai ketika pegawai melakukan pertolongan pertama. Suara di video tersebut menyebutkan adanya kebocoran listrik.

Insiden ini terjadi setelah tiga bulan lalu dua orang meninggal dan 12 lainnya terluka akibat terjatuh dari tempat meluncur sepanjang 235 meter di Chengdu, Sichuan.


Kemudian pada bulan Mei sebuah angin topan merobohkan permainan kastil memantul di Laiyuan, Hebei yang membuat dua anak tewas dan tujuh orang terluka. (fls/dea)