FOTO: Warga Sipil Panik Saat Milter Turki Serbu Kurdi Suriah

AP & AFP, CNN Indonesia | Sabtu, 12/10/2019 05:50 WIB

, CNN Indonesia -- Konflik antara Turki dan Kurdi Suriah membuat warga sipil yang bermukim di wilayah perbatasan menderita.

Turki meluncurkan serangan besar-besaran ke wilayah yang dikuasai Kurdi di Suriah timur laut sejak Rabu (9/10) lalu. (Photo by BULENT KILIC / AFP)
Jet tempur dan serangan artileri membombardir sepanjang perbatasan hingga menimbulkan kepanikan ribuan warga sipil. Mereka lari kocar-kacir meninggalkan rumah. (DHA via AP)
Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, selain udara, militer juga melancarkan serangan di darat. (AP Photo/Lefteris Pitarakis)
Lima orang, termasuk bayi sembilan bulan, tewas dan puluhan lainnya luka akibat serangan di perbatasan Suriah dan Turki. (Ismail Coskun/IHA via AP )
Serangan ini pun memicu kecaman internasional sehingga mendesak dilakukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB (Ismail Coskun/HA via AP )
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan membanjiri Eropa dengan jutaan pengungsi jika mereka mengkritik operasi militer yang dilakukan Ankara di Suriah. ( Ismail Coskun/HA via AP )
Turki mengatakan tujuan operasi ini adalah untuk memukul mundur pasukan Kurdi di Suriah, yang dianggapnya sebagai teroris, serta membangun zona aman bagi pengungsi. (AP Photo/Lefteris Pitarakis)
Erdogan menyebut operasi itu bakal diperluas mencakup wilayah dari Manbij hingga perbatasan Irak. (DHA via AP)
Turki saat ini menampung 3,6 juta pengungsi dari konflik di Suriah yang sudah berlangsung selama delapan tahun. (Photo by Delil SOULEIMAN / AFP)
Berdasarkan perjanjian dengan Uni Eropa pada 2016, Turki sepakat untuk mencegah pengungsi membanjiri Eropa dengan imbalan 6 miliar euro dan bebas visa untuk warganya. (Photo by BULENT KILIC / AFP)