Nelayan Tewas Diterkam Buaya Sehabis Memancing

CNN Indonesia | Sabtu, 12/10/2019 07:32 WIB
Nelayan Tewas Diterkam Buaya Sehabis Memancing Ilustrasi nelayan. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang nelayan berusia 20 tahun tewas diterkam seekor buaya air asin saat melakukan perjalanan menuju Pulau Balabac, Palawan, Filipina.

Kepolisian daerah setempat, Socrates Faltado, menyatakan kepada AFP bahwa awalnya korban pergi kembali usai memancing seharian bersama salah satu temannya pada Selasa (8/10). Tiba-tiba korban ditarik oleh buaya sepanjang 4,9 meter dari atas perahu.


Keberadaan korban baru diketahui ketika penduduk setempat menemukan tubuh korban di dalam mulut buaya tersebut. Faltado menambahkan, buaya itu kemudian dibunuh dengan alat peledak.


Kejadian sejumlah warga setempat yang diterkam buaya sudah beberapa kali terjadi di Pulau Balabac.

Jovic Fabello, juru bicara lembaga pemerintah yang mengurus konservasi hewan di Palawan, mengungkapkan bahwa tahun lalu ada dua orang meninggal akibat diterkam buaya.

Kemudian pada awal tahun ini, seorang remaja berusia 15 tahun dan seorang nelayan dibunuh buaya. Terbaru seekor buaya sempat membunuh bocah berusia 10 tahun dua bulan lalu.

[Gambas:Video CNN]

Fabello mengatakan bahwa permasalahan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

"Kami harus mencari penyebab dari insiden ini yang salah satunya mungkin disebabkan karena perusakan habitat. Buaya-buaya itu hampir tidak punya tempat tinggal dan tidak punya cukup makanan di habitatnya," katanya.

Ia menambahkan bahwa permasalahan ini terjadi di tengah persaingan kepemilikan tempat, di mana masyarakat tidak mau mengalah sedangkan populasi buaya mungkin telah meningkat.


Kepulauan Palawan sendiri dikenal karena keberagaman satwa dan tumbuhannya, tetapi hal itu menimbulkan masalah karena perkembangannya yang tidak dipantau. (fls/ayp)