Milisi Kurdi yang menguasai wilayah di utara Suriah menuturkan kamp penahanan Ain Issa saat ini tanpa penjagaan. Mereka menyatakan 785 keluarga milisi ISIS yang selama ini ditahan telah kabur.
Menurut pernyataan milisi Kurdi, ratusan tahanan ISIS itu kabur akibat serangan militer Turki di dekat kamp Ain Issa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah mengkonfirmasi ada sekitar 100 perempuan asing dan anak-anak yang merupakan anggota keluarga milisi ISIS kabur dari kamp Ain Issa.
[Gambas:Video CNN]
Meski begitu, lembaga pemantau perang di Suriah itu tak menjelaskan asal negara para tahanan ISIS yang kabur tersebut.
Milisi Kurdi menuturkan sejak kejatuhan ISIS di Irak dan Suriah tahun lalu, ribuan anggota kelompok teroris tersebut ditahan di kamp Ain Issa.
Berdasarkan data, dalam kurun waktu yang sama sedikitnya 12 ribu milisi ISIS dari 54 negara ditahan di sejumlah penjara Kurdi yang tersebar di utara Suriah.
Dari 12 ribu tahanan ISIS tersebut, 8.000 orang di antaranya merupakan anak-anak dan 4.000 lainnya merupakan perempuan. (rds/ayp)