Usai Operasi Plastik, Perempuan di China Tak Bisa Tutup Mata

CNN Indonesia | Kamis, 17/10/2019 05:20 WIB
Usai Operasi Plastik, Perempuan di China Tak Bisa Tutup Mata Ilustrasi Operasi Plastik. (Istockphoto/STEFANOLUNARDI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang wanita asal Hefei, China, tidak dapat menutup mata setelah menjalani operasi plastik untuk mendapatkan kelopak mata ganda.

Dikutip Asia One, Senin (14/10), wanita yang diidentifikasikan sebagai Li itu dilaporkan melakukan operasi pertama di sebuah klinik.

Beberapa waktu setelahnya, ia kembali ke klinik karena hasilnya tidak memuaskan dan terjadi bengkak pada mata.



Klinik itu kemudian menawarkan operasi perbaikan kedua. Namun, operasi tersebut justru mengakibatkan kedua mata Li tidak dapat menutup.

Ketika pihak klinik menawarkan operasi perbaikan lanjutan, dia langsung menolak.

"Ini sangat terlihat bahwa mereka tidak melakukan pekerjaan dengan baik untuk saya. Mereka tidak membuat saya terlihat lebih baik, hanya membuat saya terlihat jelek," kata Li kepada Pear Video.

[Gambas:Video CNN]

Kondisi tersebut membuat penglihatan Li semakin buram sehingga ia harus memutar bola mata ke atas agar bisa memejamkan mata.

Pihak klinik mengklaim kondisi Li baik-baik saja dan ia dapat sembuh perlahan. Menurut pihak klinik, kondisi dialami Li tersebut merupakan dampak dua operasi yang dijalankan berturut-turut.


Sebab, mereka menjelaskan apabila operasi kedua dilakukan saat luka dari operasi pertama belum pulih, maka dampaknya bisa lebih besar.

Li mengaku mengalami kerugian sebesar US$2.500 atau sekitar Rp35,4 juta akibat operasi tersebut. Dia pun meminta biaya kompensasi dengan jumlah yang sama dari pihak klinik.


Setelah melalui negosiasi panjang, pihak klinik akhirnya memberikan ganti rugi sebesar US$5.809 atau setara Rp82,3 juta. (fls/dea)