China Dukung Hong Kong Larang Aktivis Joshua Wong Ikut Pemilu

CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 17:34 WIB
China Dukung Hong Kong Larang Aktivis Joshua Wong Ikut Pemilu China mendukung keputusan Hong Kong melarang aktivis muda, Joshua Wong, untuk mengikuti pemilihan umum lokal. (AP Photo/Michael Sohn)
Jakarta, CNN Indonesia -- China mendukung keputusan Hong Kong melarang aktivis muda, Joshua Wong, untuk mengikuti pemilihan umum lokal.

"Kami menyatakan dukungan atas keputusan ini," ujar Yang Guang dari Kantor Hubungan Hong Kong dan Macau sebagaimana dikutip AFP, Rabu (30/10).

Yang menyatakan bahwa China mendukung keputusan ini karena Joshua merupakan salah satu aktivis yang terus mengobarkan semangat bagi para demonstran di Hong Kong.
Dalam rangkaian demonstrasi tersebut, para pengunjuk rasa menuntut agar Hong Kong benar-benar lepas dari kekang China.


Hong Kong merupakan daerah otonom yang masih dianggap wilayah kedaulatan China di bawah prinsip "Satu China".

Nama Joshua sendiri melambung sejak 2014 lalu, ketika menggalakkan gerakan besar-besaran untuk menuntut kemerdekaan dari China.

[Gambas:Video CNN]
Joshua kemudian dipenjara dan gerakan yang dikenal dengan "payung kuning" tersebut perlahan mati suri. Ia dibebaskan pada pertengahan tahun ini, kala gelombang demonstrasi baru sedang memanas.

Di tengah ketegangan ini, Joshua mengumumkan pencalonan dirinya sebagai anggota dewan di bawah naungan partai Demosisto.

Sejak awal, pencalonannya sudah menuai kontroversi. Hingga akhirnya pada Selasa (29/10), komisi pemilihan umum mengumumkan bahwa Joshua tak layak mengikuti pemilu November mendatang. (has/has)